Background
Baca Berita

Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi menggelar acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Majalengka - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka

Home / Berita / Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi mengg...
Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi menggelar acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Majalengka

Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi menggelar acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Majalengka

17 June 2026, 13:21 WIB Wildan Abdi Rahman 3 views

Tim Produksi

Reporter:

Budi

Narator:

Budi

Editor:

Budi


MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi menggelar acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Majalengka pada Rabu, 17 Juni 2026. Acara strategis yang diinisiasi berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka ini berlangsung dengan khidmat di Gedung Yudha Karya Abdi Negara. 


​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., bersama unsur Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta pimpinan asosiasi usaha dan perusahaan besar di wilayah Kabupaten Majalengka. 


​Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPS Kabupaten Majalengka. Ia menekankan pentingnya akurasi data sebagai pondasi utama dan navigasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah agar tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan komitmen penuh dan dukungan lintas instansi terhadap kesuksesan agenda nasional sepuluh tahunan ini. 


​Bupati memaparkan bahwa kondisi perekonomian Kabupaten Majalengka saat ini tengah berada dalam fase ekspansi yang sangat positif. Laju pertumbuhan ekonomi Majalengka sukses mencatatkan angka 6,86 persen, berada di atas rata-rata Ciayumajakuning (5,09%), Provinsi Jawa Barat (5,32%), dan nasional (5,11%). Keberhasilan ekonomi ini juga diiringi dengan penurunan Angka Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 3,62 persen pada tahun 2025, yang merupakan rekor terendah dalam lima tahun terakhir. 


​Selain pertumbuhan ekonomi, intervensi penanggulangan kemiskinan di Majalengka juga membuahkan hasil nyata. Jumlah penduduk miskin berhasil ditekan dari 10,82 persen pada tahun 2024 menjadi 10,31 persen pada tahun 2025. Keberhasilan ini didorong oleh berbagai inovasi daerah, salah satunya program labelisasi atau pemasangan stiker di rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos. 


​Berdasarkan rekonsiliasi data lapangan per 16 Juni 2026, dari total 126.925 keluarga penerima bansos, stiker telah terpasang di 114.057 rumah. Melalui keterbukaan dan validasi ini, tercatat sebanyak 2.552 graduasi mandiri data logistik bansos berhasil dibersihkan, termasuk di antaranya KPM yang mengundurkan diri secara sukarela, pindah domisili, maupun penerima yang telah meninggal dunia. 

​Guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Eman Suherman memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran perangkat daerah dari tingkat camat hingga kepala desa untuk proaktif memfasilitasi jalannya sensus dan melakukan sosialisasi masif di mana para pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk menerima petugas dengan baik serta memberikan data yang jujur dan apa adanya. 


​Bersamaan dengan agenda tersebut, diluncurkan pula program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 dengan tiga wilayah percontohan utama, yaitu Kelurahan Simpeureum, Desa Tenjolayar, dan Desa Karayunan. Program ini diharapkan mampu mendongkrak literasi data bagi aparatur desa demi perencanaan pembangunan desa yang lebih presisi, dengan target perluasan minimal satu kecamatan satu Desa Cantik ke depannya. 


​Menutup rangkaian acara, komitmen arah kebijakan ke depan diarahkan pada target dan strategi pembangunan tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,84–8,53 persen, penurunan tingkat kemiskinan hingga single digit di angka 9,69 persen, serta optimalisasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,20. Langkah lompatan hasil nyata ini diharapkan membawa Kabupaten Majalengka menuju masa depan yang langkung sae (lebih baik).

On Air Radika 99.8 FM