
Bupati Majalengka H. Eman Suherman., M.M. menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak yatim dan piatu. (Foto : Pings/Diskominfo)
MAJALENGKA - Komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan dan pendidikan anak yatim serta dhuafa terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka. Berkolaborasi dengan PT Diamond Internasional Indonesia, Baznas menyalurkan 100 paket peralatan sekolah melalui program "Anak Yatim dan Dhuafa Back To School" di Gedung Islamic Center Majalengka, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Baznas Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, HRD PT Diamond Internasional Indonesia Heri Rusmianto, para kepala sekolah, pendamping, serta ratusan siswa penerima manfaat.
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengatakan program ini merupakan hasil nyata dari rangkaian roadshow Baznas ke berbagai perusahaan di Kabupaten Majalengka dalam rangka menyosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
"Hingga saat ini kami telah mengunjungi lebih dari 30 perusahaan. Alhamdulillah, sinergi yang terbangun memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Hari ini, melalui dukungan PT Diamond Internasional Indonesia, sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa jenjang SMP dan MTs menerima bantuan peralatan sekolah dengan nilai Rp. 400 ribu," ujarnya.
Dari total penerima manfaat tersebut, sebanyak 50 siswa berasal dari Kecamatan Jatiwangi, sementara 50 siswa lainnya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka.
Agus menambahkan, sebelumnya Baznas Kabupaten Majalengka juga telah memberikan santunan kepada 402 anak yatim pada 5 Juni 2026. Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah kali ini menjadi bentuk kepedulian agar anak-anak dapat belajar dengan lebih semangat dan tanpa terkendala kebutuhan dasar pendidikan.
"Kami akan terus memperluas silaturahmi dengan dunia usaha sekaligus mengajak lebih banyak perusahaan untuk berpartisipasi melalui zakat, infak, dan sedekah. Semoga kolaborasi ini menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan Majalengka Langkung Sae," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Majalengka yang selama ini terus memberikan dukungan kepada Baznas, baik melalui regulasi, kebijakan, maupun dorongan moral sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Baznas terus meningkat.
"Kami berharap sinergi bersama PT Diamond Internasional Indonesia tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa merupakan bagian dari implementasi visi Majalengka Langkung Sae. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Majalengka terus mendorong tumbuhnya budaya kepedulian sosial melalui berbagai program keagamaan dan kemasyarakatan.
"Visi Majalengka Langkung Sae diwujudkan melalui berbagai program, seperti Subuh Akbar, Ngantor Berdhuha, Gema Insani, serta gerakan infak dan sedekah. Semua itu bertujuan membangun masyarakat yang religius, peduli, dan saling menguatkan. Bantuan peralatan sekolah bagi anak yatim hari ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang harus terus kita jaga bersama," ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kolaborasi Baznas dengan PT Diamond Internasional Indonesia yang dinilai menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membantu meringankan beban keluarga kurang mampu.
Melalui program "Anak Yatim dan Dhuafa Back To School", diharapkan para penerima manfaat semakin termotivasi untuk belajar, meraih prestasi, serta tumbuh menjadi generasi yang unggul dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Majalengka Langkung Sae.